MTCNA: [3] Mengakses ke Mikrotik RouterOS



Gambar di atas adalah beberapa cara/metode untuk mengakses ke Mikrotik RouterOS.

Berikut akan dijelaskan masing-masing metode di atas,

1. Akses via Keyboard

Ketika kita menginstall Mikrotik RouterOS di sebuah PC, kita dapat langsung mengakses ke routerOS menggunakan keyboard yang dihubungkan langsung dengan PC tersebut seperti halnya OS linux lainnya.

Akses melalui metode seperti ini, hanya dapat berupa text base.

2. Akses via Console

Beberapa routerboard seperti RB450G memiliki port serial.
Kita dapat mengakses mikrotik routerOS melalui port tersebut dengan menghubungkan PC kita ke port serial dari router tersebut. kabel yang bisa digunakan untuk menghubungkan PC kita ke router adalah kabel DB-9 atau converter USB to DB-9.

converter USB to DB-9

Akses via console ini biasa digunakan untuk netinstall routerboard. Akan dijelaskan pada entry blog selanjutnya.

3. Akses via Telnet & SSH

Seperti halnya OS linux lain, mikrotik mempunyai fitur telnet server dan ssh server sehingga dapat diakses/diremote menggunakan telnet / ssh.

Akses via Telnet / SSH dapat menggunakan MsDOS prompt (telnet), atau program SSH/Telnet client lainnya, seperti putty, winSCP untuk remote mikrotik.


4.  Akses via winbox

Akses via winbox memerlukan sebuah aplikasi "winbox.exe" yang berjalan pada windows Operating System, dapat diunduh melalui link berikut <<http://www.mikrotik.com/download>>.

Dengan menggunakan winbox, kita dapat mengakses/meremote routerOS berdasarkan mac-address ataupun ip address routerOS tersebut dengan cara mengisikan MAC Address/ip address pada bagian "connect to" di aplikasi "winbox.exe" tersebut.

Untuk mengakses routerOS dengan winbox berdasarkan ip address routerOS, PC yang akan digunakan untuk meremote routerOS harus dapat berkomunikasi terlebih dahulu pada layer 3/by ip dengan routerOS tersebut.

Namun apabila mengakses routerOS dengan winbox berdasarkan mac address routerOS, PC yang akan digunakan untuk meremote routerOS harus dapat berkomunikasi pada layer 2/by mac address/1 segmen jaringan, sehingga kita dapat memanfaatkan network discovery pada aplikasi winbox seperti gambar di atas. pada network discovery winbox, akan tampil seluruh routerOS yang terhubung 1 segmen jaringan dengan PC yang kita gunakan.

Berikut gambar tampilan mikrotik RouterOS yang diakses melalui winbox,




5. Akses via FTP

Dengan mengakses routerOS via FTP, kita dapat mengakses file-file yang ada pada routerOS.
Akses FTP dapat dilakukan melalui aplikasi FTP client seperti filezilla, windows explorer, dan lain sebagainya.

Saya contohkan pada entry blog ini, akses FTP ke routerOS IP 192.168.2.1 melalui windows explorer.


Sesuaikan user name dan password routerOS, maka akan dapat melihat file-file yang ada pada routerOS tersebut.



6. Akses via API

Akses ke mikrotik via API biasa digunakan untuk kombinasi sebuah bahasa pemrograman dengan fitur yang ada pada mikrotik.

Seperti contoh, kita bisa menambah/menghapus/mengedit sebuah user pppoe pada sebuah routerOS melalui sebuah program PHP base yang disinkronisasikan dengan routerOS tersebut.

Contoh lain dari penggunaan API dapat dilihat pada link berikut <<mikrotik api untuk delphi>>.


7. Akses via Web (HTTP)

Akses via Web (Webfig) dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi web browser seperti google chrome, mozilla firefox, dan lain sebagainya. Kita hanya perlu mengisikan IP address router OS yang ingin diakses/diremote pada web browser. Tampilan pada webfig hampir sama dengan winbox.



8. Akses via Mac-Telnet

Akses via Mac-Telnet hampir sama ketika kita mengakses/meremote routerOS via Telnet. Hanya saja Mac-Telnet menggunakan MAC-Address dalam berkomunikasi, sehingga antara device kita dengan routerOS yang ingin diakses harus 1 segmen/dapat berkomunikasi pada layer 2.

Pada contoh berikut, saya akan mengakses sebuah routerOS via mac-telnet dari router lain.
Pilih menu /tools->telnet->mac-telnet->isikan mac address routerOS yang akan diremote.


Pembahasan materi MTCNA berikutnya dapat dilihat pada link berikut. <<MTCNA: [4] Lisensi Mikrotik>>.

MTCNA: [2] Jenis Mikrotik



Setelah mengetahui sejarah mikrotik, berikut saya sampaikan beberapa jenis produk yang dikeluarkan oleh mikrotik,

1. Mikrotik Router OS

Penjelasan paling mudah, Mikrotik Router OS adalah Sebuah Operating System berbasis linux yang dapat diinstall di sebuah PC biasa dan menjadikannya memiliki fitur-fitur router yang lengkap.


Seperti halnya system operasi linux lain, mikrotik menyediakan link download untuk file *.iso untuk diunduh kemudian dapat digunakan untuk melakukan instalasi OS ini ke sebuah PC.

Bagi yang biasa menggunakan OS Windows, Perlu diketahui ketika melakukan instalasi OS mikrotik ini ke dalam sebuah PC, tidak seperti OS windows yang dapat melakukan partisi hardisk kemudian file-file OS dipusatkan di partition tersebut sehingga ketika sampai pada tahap formatting disk, tidak mempengaruhi data di partition lain. Namun pada mikrotik, kita tidak dapat melakukan pembagian partition, seluruh memory hardisk akan diformat dan kemudian diinstall file-file OS mikrotik ke dalam hardisk tersebut.

Maka sebagai pengingat bagi rekan-rekan yang ingin mencoba menginstall Mikrotik RouterOS ke dalam PC, jangan sampai ada data penting di dalam hardisk PC tersebut. Lebih baik backup terlebih dahulu agar data tersebut tetap aman.

Selain file *.iso ini dapat digunakan untuk menginstall ke dalam sebuah PC, file image *.iso ini juga kita butuhkan untuk proses upgrading & downgrading serta netinstall terhadap suatu perangkat router mikrotik.

Penjelasan mengenai upgrade, downgrade, netinstall, akan disampaikan pada entry blog selanjutnya.

File image installer mikrotik dapat diunduh melalui link berikut <<http://www.mikrotik.com/download>>. Pilih sesuai type perangkat router.


2. Mikrotik RouterBoard

Mikrotik juga mengembangkan built in hardware (board) yang sudah menggunakan RouterOS sebagai operating systemnya.

Board ini hampir sama selayaknya sebuah PC, memiliki processor, ram, disk, dll.

Berbagai type board telah disediakan oleh Mikrotik dari berupa low-end router hingga high-end router, dari perangkat router yang sangat murah dengan spesifikasi cukup rendah hingga perangkat router yang mempunyai spesifikasi tinggi sehingga mampu memanage jaringan yang besar.

Berbagai type RouterBoard yang telah diproduksi mikrotik, dapat dilihat melalui link berikut. <<routerboard.com>>


Pembahasan materi MTCNA selanjutnya dapat dilihat pada link berikut. <<MTCNA: [3] Mengakses ke RouterOS>>.

MTCNA: [1] Sejarah Mikrotik


Mikrotik adalah sebuah perusahaan yang berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia, pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins.

John Trully adalah orang Amerika yang berimigrasi ke Latvia dan berjumpa Arnis Riekstins seorang sarjana Fisika dan Mekanik di sekitar tahun 1995.

Arnis, CTO Mikrotik

Pada tahun 1996, john dan arnis mengembangkan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps dan diimplementasikan di Molcova, tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.

"Routing the world" adalah sebuah visi dari mikrotik untuk me-routing seluruh dunia.

Linux yang mereka gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5 - 15 orang staf R&D Mikrotik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Selain staf di lingkungan Mikrotik, menurut Arnis, mereka merekrut juga tenaga-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara maraton.

Kepopuleran Mikrotik masuk ke Indonesia pertama kali pada tahun 2001, lalu meluas menjadi satu solusi murah untuk membangun ISP, terutama yang berbasis W-LAN. Cukup lengkapnya fitur dan mudahnya mengkonfigurasi, dengan dilengkapi harga yang sangat terjangkau, merupakan faktor Mikrotik menjadi sangat diminati di Indonesia. 

Maka tidak heran, ketika malam meet & greet MUM (Mikrotik User Meeting) desember 2014 di Yogyakarta kemarin, saya mendapatkan informasi dari salah satu staff mikrotik indonesia bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki pengguna mikrotik terbesar di dunia.

Berikut link salah satu video interview dengan Arnis Riekstins <<https://www.youtube.com/watch?v=H-znoERQ4ok>>.

Pembahasan materi MTCNA berikutnya dapat dilihat pada link berikut. <<MTCNA: [2] Jenis Mikrotik>>.

Metode Tadabbur Mikrotik



Ibarat ada orang ingin mendapatkan mutiara di laut, tapi hanya berdiri di pantai, menikmati debur ombak, laut biru, burung camar, angin sepoi pantai, plus rok mini, kira2 sampai tahun berapa dia akan mendapatkan mutiara dari dasar laut kalau dia mencari dengan cara seperti itu?.
Sungguh, sampai bulan jadi dua pun, tidak akan bisa mendapatkan mutiara ini.

Begitu pula ketika belajar tentang mikrotik, jikalau hanya membaca sekilas, hanya mengejar target 3 hari 1 modul harus selesai, hanya mengejar hasil exam >60, kemudian mendapat julukan 'certified',
seperti itu memang baik, tapi bukan hanya itu tujuan kita belajar.

Sungguh, betapa banyak hal yang dapat kita manfaatkan setelah kita mempelajari mikrotik ini.

Sehingga saya merasa perlu mem-posting entry ini, sebagai pengingat diri saya sendiri agar tetap istiqomah dalam belajar.

Metode yang insyaAllah saya pakai dalam mentadabburi (mempelajari lebih dalam) mikrotik adalah sebagai berikut:

1. Baca & fahami sebisa mungkin dari penjelasan sebuah materi di halaman modul mikrotik.

2. Mencari sumber lain (minimal 2) yang berhubungan dengan materi yang dipelajari.

3. Membandingkan informasi yang diperoleh dari nomor 1 & 2 dan menyimpulkan hasil kefahaman.

4. Mencari contoh penerapan/implementasi di lapangan dari fitur mikrotik yang dipelajari.

5. Mengkombinasikan dengan fitur lain. (jika memungkinkan)

6. Menjelaskan/mengajarkan kepada orang lain hingga faham.